Tag Archives: desain kaos distro

Cara mengatur tata letak gambar sablon supaya jangan bergerak

Cara Mengatur Tata Letak Gambar Sablon Supaya Jangan Bergerak
Bagi sebagian Anda yg masih bingung dengan sering berubahnya letak gambar sebelum disablon, ini ada sedikit trik dari Saya. Kadang utk meletakkan gambar kecil2 apalagi harus berlainan tempatnya sangat memusingkan. Seperti Saya ini, Saya tidak suka mengatur tata letak gambar sablon di bawah mesin heat press. Selain Panas, lapisan Lem di Opaque cepet sekali bereaksi lengket kalo terkena panas. Saya yakin Boss2 sekalian pernah mengalami gambar sablonan lengket karena kelipet2. Dan sangat susah utk melepaskan karena sudah lengket sedikit. Apalagi gambar2 yg di trim berbentuk jilatan api yg lebarnya kecil2. Wuihhhh kadang2 bisa rusak gambar karena lengket.
Tenang, ada 1 trik bagus yg saya temukan. Dan ini berkat bantuan Bpk. Maulana. Sewaktu Bpk.Maulana ini ngobrol tentang suka duka di sablon digital,secara tidak sengaja saya menemukan cara ini dari pembicaraan dengan Bpk.Maulana tadi. Terima Kasih Pak atas pengalamannya.
Ini cara sangat mudah, tetapi membutuhkan alat yg namanya strika baju. hehehehehee.
Pertama2 panaskan kaos yang akan disablon. (supaya tidak lembab). Nah setelah itu bawa aja kaosnya ke meja dimana Boss2 mau menyusun gambar di baju. Setelah disusun satu persatu, seumpama tulisan atau gambar kecil2 pisah, Tutup gambar2 tersebut dengan backing paper.
Nah ini dia magicnya. Sehabis tutup gambar2 itu dengan backing paper, Tekan Gambar yg ada Backing papernya itu dengan strika selama 5-10 detik lah, tidak usah terlalu lama. Saya jamin gambar2 itu sudah tidak akan bergerak lagi, karena sudah setengah menempel di Kaos. Mudah kan. LAlu Tinggal bawa aja ke bawah mesin Heat Press, Press deh dgn suhu yg dianjurkan oleh Coastal utk Inkjet Opaquenya. Jadi. deh. Mudah kan.
Kalo untuk kasus yg menggunakan JPSS. Lebih mudah. Pakai aja Masking Tape tahan panas yg telah dipotong2 selebar selotip. Letakkan gambar yg akan disablonkan ke baju. Selotip dengan masking tape. Bawa ke Heat Press, Lalu press deh sesuai suhu JPSS. Selesai kelet panas2 lalu stretch. Jadi deh.
Jadi mulai sekarang, ngak akan ada lagi deh gambar sablon yg miring/ kurang pada tempatnya karena bergerak sewaktu memindahkan baju.
Oh Yah, Hati2 Dalam menempelkan strika pada Sablon. HArus ada Backing Paper/ Dazzle Trans/ Silicon Sheet/ Teflon Sheet diatas Inkjet Opaque. Kalo tidak Gambar bisa nempel pada strika, yg menyebabkan sablon rusak.
Semoga Dapat Membantu.

Cara Menyelamatkan Kaos Dari Kegagalan Sablon

Cara Menyelamatkan Kaos Dari Kegagalan Sablon.

Sebagian dari Juragan2 & Boss2 sekalian pasti pernah mengalami sablon yang gagal. Entah itu menggunakan JPSS ataupun Coastal Inkjet Opaque. Pasti kecewa karena selain tidak puas akan hasil yg didapat, Kaos maupun Transfer paper sudah tidak dapat dipergunakan/ Dijual.

Disini saya ingin membagi pengalaman saya jika terjadi kesalahan/ kegagalan sablon. Utk kaos, jangan langsung dipinggirkan/ dipakai sendiri Pak. Sebenarnya kaos tersebut masih bisa dijual lagi. Gimana caranya?

Kasus yg terjadi jika menggunakan Coastal Inkjet Opaque.

Jika Anda gagal menyablon dengan menggunakan Transfer Paper Coastal Inkjet Opaque, pertama2 Anda ambil kertas HVS yg masih bersih. Letakkan kaos yg gagal disablon tadi diatas mesin heat Press. Tutupi hasil Sablon yg gagal tadi dengan kertas HVS. Harus seluruh hasil sablon tertutup dengan kertas HVS. Lalu Press lagi sama seperti Anda nge-press Inkjet Opaque. Yaitu 195-200 derajat selama 25-30 detik. Setelah selesai dan alarm heat press bunyi, langsung cabut kertas HVS tersebut panas2. Sambil dicabut, tahan juga baju supaya hasil cabutannya bisa lebih cepat, karena sedikit keras. Tetapi harus dilakukan secepat mungkin, jangan sampai dingin. Nah selama anda mencabut panas2 itu, lapisan inkjet opaque akan menempel di kertas HVS itu. Kenapa ngak boleh sampai dingin, karena kalau sampai dingin, Lem yg ada di inkjet opaque mengeras, akan susah Anda untuk mencabut kembali lapisan Inkjet opaque tersebut. Karena tehnik ini tidak bisa diulang 2 kali. Sebab kertas HVS dan Lapisan Inket Opaque akan menyatu. Anda tidak bisa mengulangi lagi memakai kertas HVS. Setelah Anda berhasil mencabut, hasilnya akan terlihat lapisan Lem di kaos yg sudah dicabut sablonannya. Memang Anda sudah tidak dapat menjual kaos polos itu begitu saja, karena ada bekas lapisan lem dari Inkjet Opaque. Terus gimana mengakalinya supaya bisa dipakai kembali? Mudah, Anda bisa menimpa bekas lapisan Lem tersebut dengan sablon yg baru yg gambarnya harus lebih besar daripada bekas Lem tersebut. Jadi Lapisan Lem tersebut tidak kelihatan lagi. Sehingga kaos tadi yg tidak bisa dijual, sekarang Anda bisa jual lagi dengan sablon yg pastinya harus menutupi lapisan Lem tersebut.

Ini salah satu trik yg bisa Anda gunakan untuk menyelamatkan Kaos polos Anda dari kegagalan Sablon. Tetapi kalo Untuk Papernya, heheheheehhee sudah tidak dapat diselamatkan lagi Pak. Setidaknya bisa meminimalkan kerugian Bpk.

Kasus Yang Terjadi Jika Menggunakan Jet Pro Soft Stretch

Tingkat kegagalan menyablon dengan menggunakan Jet Pro Soft Stretch sudah pasti lebih besar daripada Coastal Inkjet Opaque. Terus gimana nih mengakalinya jika sampai terjadi kegagalan. Nah kalo dalam kasus menggunakan JPSS (Jet Pro Soft Stretch) satu2nya yg bisa Anda lakukan adalah dengan menimpa bekas sablonan JPSS dengan menggunakan Transfer Paper Coastal Inkjet Opaque. Yah ini resikonya jika sampai kegagalan. Karena dalam kasus ini jelas anda tidak dapat mencabut JPSS seperti Coastal Inkjet Opaque. Karena hasil JPSS menyatu dengan bahan. Satu2nya cara yah Anda harus menyablon dengan Transfer Paper Coastal Inkjet Opaque dikaos Putih.

Nah utk menentukan apakah kaos yang gagal ini masih bisa dijual/ digunakan, Anda yang menentukan. Saya hanya memberi tahu ada cara yang seperti ini untuk menyelamatkan kaos dari kegagalan sablon. Memang untuk kasus kaos Putih, jika Anda menimpa dengan Coastal Inkjet Opaque, Bayangan dari sablon JPSS masih akan terlihat jika dilihat dari dalam baju. Sedangkan kalo untuk kasus kaos warna/ hitam, asal Anda menyablon dengan menggunakan gambar yg lebih besar dari bekas lemnya Coastal Inkjet Opaque, sisa2 bekas kegagalan sablon tidak akan terlihat sama sekali.

Nah, ini sedikit tips/ pengetahuan saya selama saya menjalani bisnis sablon dengan menggunakan Transfer Paper.